Tampilkan postingan dengan label jaringan komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jaringan komputer. Tampilkan semua postingan

4 Agu 2012

belajar mikrotik


Saya pengen berbagi pengetahuan  dalam hal seting hotspot di mikrotik. OK dah, langsung aja kita mulai yah….. Yang perlu disiapkan adalah :
  1. Mikrotik box, dengan minimal paketnya adalah :
    • System
    • DHCP
    • Wireless
    • Hotspot
    • Proxy
    • User Manager (optional)
    • Security (optional - recomended)
    • Advanced Tools (optional)
  2. Dua buah eth dan satu wlan card (kalo misal ga ada wlan card, bisa diganti dgn eth); Untuk memudahkan kita, kita kasih nama masing-masing eth dgn nama sebagai berikut : UpLink, Lokal, HotSpot.
  3. Kemudian beri IP masing-masing eth tersebut :
    • [admin@Mikrotik] > ip address add address=192.168.0.2/30 interface=UpLink
      [admin@Mikrotik] > ip address add address=192.168.1.1/24 interface=Lokal [admin@Mikrotik] > ip address add address=192.168.2.1/24 interface=HotSpot
  4. Masukkan default routenya :
    • [admin@MikroTik] > ip route add gateway 192.168.0.1
  5. Kemudian Seting untuk HotSpotnya :
    • [admin@MikroTik] > ip hotspot setup
      hotspot interface: HotSpot
      local address of network: 192.168.2.1/24
      masquerade network: yes
      address pool of network: 192.168.2.2-192.168.2.99
      select certificate: none
      ip address of smtp server: 0.0.0.0
      dns servers: 192.168.2.1
      dns name: hotspot.mydomain.net
      name of local hotspot user: user
      password for the user: password
    • Untuk user & password terserah mau di isi dgn apa.
Dengan setingan itu saja, kita dapat menggunakan fasilitas HotSpot, untuk lebih nyaman lagi, kita dapat menambahkan fasilitas User Manager.
Sebelum seting User Manager, periksa user hotspot yang ada, dan hapus semua jika ada
[admin@MikroTik] > ip hotspot user print
Flags: X - disabled, D - dynamic
# SERVER NAME ADDRESS PROFILE UPTIME
0 fred default 0s
[admin@MikroTik] > ip hotspot user remove 0
Agar User Manager dapat bekerja, pertama kita harus meng-add customer login dulu, ini digunakan untuk login ke User Manager Web Administration. (Ubahlah dengan keinginan anda untuk font yang italic)
[admin@MikroTik] &gt; tool user-manager customer add login=<em>hs_admin</em> password=<em>password</em>
Sekarang kita seting HotSpot kita sebagai RADIUS client, jika User Manager kita dalam satu mesin dengan HotSpot, gunakan 127.0.0.1 untuk IP Addressnya :
[admin@MikroTik] &gt; tool user-manager router add ip-address=<em>hotspot-ip</em> shared-secret=<em>12345</em> subscriber=<em>hs_admin</em>
Sekarang kita seting untuk RADIUS-nya :
[admin@MikroTik] &gt; radius add service=hotspot address=ip-address secret=12345
Sekarang kita seting profile HotSpotnya agar menggunakan RADIUS :
[admin@MikroTik] &gt; ip hotspot profile print
Cari profile HotSpot yang digunakan, contoh :
[admin@MikroTik] &gt; ip hotspot profile set 1 use-radius=yes
Done.
Untuk menggunakan fasilitas User Manager, gunakan jalur dari eth Lokal, gunakan Browser apapun, kemudian ketik : http://192.168.1.1/userman
Selamat mencoba…

Read more »

kabel jaringan komputer


1.    Kabel UTP

Kabel UTP ( Unshielded Twisted Pair ), secara Fisik terdiri atas empat pasang kawat medium, setiap pasang di pisahkan oleh lapisan pelindung. 

Kabel UTP mempunyai beberapa karakteristik, yaitu: 
1.    Kecepatan dan keluaran 10 - 100 Mbps
2.    Biaya rata-rata per node murah.
3.    Media dan ukuran konektor kecil
4.    Panjang Kabel maksimal yang diizinkan yaitu 100 meter (pendek).

Kabel UTP mempunyai banyak keunggulan, selain itu mudah dipasang, ukurannya kecil dan harganya lebih murah dibandingkan media lain. Kekurangan kabel UTP yaitu rentan efek interferensi elektromagnetic yang berasal dari media atau perangkat lainnya. Akan tetapi, pada prakteknya pada administrator jaringan banyak menggunakan kabel ini sebagai media yang efektif dan dapat diandalkan. 



Kabel UTP terdiri dari delapan Pin Warna (seperti gambar disamping). Dimana terdapat dua tipe kabel yang umum, yaitu kabel straight-through digunakan untuk menghubungkan sebuah hub dgn switch dan kabel cross-over digunakan untuk menghubungkan dua buah komputer secara peer to peet tanpa hub dan switch. 

2.    Kabel Koaksial


Kabel koasial terdiri atas konduktur silindris melingkar yang mengelilingi sebuah kabel tembaga inti yang konduktif. Kabel koaksial dapat di gunakan tanpa banyak membutuhkan bantuanrepeater sebagai penguat untuk komunikasi jarak jauh. 

Kabel koaksial memiliki ukuran beragam. Diameter yang besar memilik transmisi panjang dan menolak noise. Nama Lain dari Kabel ini adalah "thicknet". Kabel ini sangat popular untuk LAN karena memiliki bandwith yang lebar, sehingga dapat Anda gunakan untuk komunikasi broadband (multiple channel). Contoh kabel koaksial dalam kehidupan sehari-hari yaitu: kabel tv, thin10Base5 yang biasanya digunakan untuk kabel backbone pada instalasi jaringan antar gedung. 

Kabel koaksial mempunyai beberapa karakteristik, yaitu :
1.    Kecepatan dan keluaran 10 - 100 MBps
2.    Biaya Rata-rata per node murah
3.    Media dan ukuran konektor medium
4.    Panjang kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter (medium)

Jaringan dengan menggunakan kabel koaksial merupakan jaringan dengan biaya rendah, tetapi jangkauannya sangat terbatas dan keandalannya juga sangat terbatas. Kabel koaksial pada umumnya digunakan pada topologi bus dan ring.



1.    Kabel Fiber Optik



Jenis kabel fiber optic merupakan kabel jaringan yang jarang digunakan pada instalasi jaringan tingkat menengah ke bawah. Pada umumnya, kabel jenis ini digunakan pada instalasi jaringan yang besar dan pada perusahaan multinasional serta digunakan untuk antar lantai atau antar gedung. 

Kabel fiber optic merupakan media networking medium yang digunakan utk transmisi-transmisi modulasi. Fiber Optic harganya lebih mahal di bandingkan media lain. 

Beberapa keuntungan menggunakan kabel fiber optic , yaitu :
1.    Kecepatan jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan tinggi.
2.    Bandwith, Fiber optic mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar.
3.    Distance yaitu sinyal-sinyal dapat di transmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan "refresh" atau "diperkuat"
4.    Kabel-kabel fiber optic membutuhkan biaya alternatif murah 
2.    Kabel fiber optic


Fiber Optic mempunyai beberapa karakteristik, yaitu:
1.    Kecepatan dan keluaran 100+ Mbps
2.    Biaya rata-rata pernode cukup mahal
3.    Media dan ukuran konektor kecil
4.    Panjang kabel maksimal yang diizinkan yaitu 2 km (panjang)
http://soerya.surabaya.go.id/AuP/e-DU.KONTEN/edukasi.net/SMP/TIK/Fungsi%20Perangkat%20Keras/images/line_title.png

Read more »